You are here
Giliran Warga Dempo Berteriak Lantang HEADLINE POLITIK & PEMERINTAHAN 

Giliran Warga Dempo Berteriak Lantang

LUBUKLINGGAU, MS – Pasangan calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe dan H Sulaiman Kohar kembali melanjutkan kampanye dialogis di Rt 07 Kelurahan Dempo Kecamatan Lubuklinggau Timur II,Kamis (8/3).

Suasana kali ini berbeda dengan wilayah-wilayah sebelumnya. Di Kelurahan Dempo ini, walaupun padat rumah warga menyelusuri lorong-lorong kecil dan sempit, namun antusias ratusan warga menghadiri kampanye dialogis tidak menyurutkan niat untuk menyuarakan Nansuko tersebut.

Saat kedatangan,H Sulaiman Kohar, terdengar warga menyorakkan dengan suara yang lantang. Ia menyebutkan Nansuko Bisa, Nansuko Menang,Nansuko Lanjutkan dan terakhir coblos nomor 2 diikuti oleh ratusan warga Dempo.

Salah seorang warga Rt 07 Kelurahan Dempo Yandi mengungkapkan bahwa warga Dempo siap mendukung dan memperjuangkan Nansuko. “Kami keluarga Dempo tidak akan berubah pandang dan selalu tetap memilih Nansuko. Kalau disini ada semangko, buat apa beli tempat lain, kalau ada Nansuko buat apa pilih yang lain,” ungkapnya dengan berpantun.

Kemudian,disampaikan oleh H Edi Saputra juga selaku tim sukses Nansuko mengungkapkan bahwa keinginan untuk mendukung Nansuko tidak lain adalah melihat selama 5 tahun lalu seluruh pembangunan telah terbukti dan teruji.

“Bukan hanya janji-janji saja. Sama-sama kita rasakan dan kita lihat bagaimana perkembangan serta kemajuan Kota Lubuklinggau saat sekarang ini,” tegasnya.

Sementara itu, H Sulaiman Kohar mengucapkan ribuan terima kasih kepada seluruh warga Dempo yang hadir pada hari ini (kemarin,red). “Mungkin ibu-ibu banyak pekerjaan dirumah, begitupun juga dengan bapak-bapak yang seharusnya bekerja tapi, melihat ramainya ini suatu kebahagiaan sendiri bagi saya,” ucap Suko.

Lebih lanjut, ia mengatakan kehadiran warga Dempo ini memang benar-benar tulus untuk mempercaya dan memperjuangkan Nansuko ini. Memang selama 5 tahun belakang, belum maksimal dalam pembangunan.

“Bukan kami tidak mampu tetapi, anggaran itu yang tidak memungkinkan. Bukan hanya disini saja, ada 8 Kecamatan dan 72 Kelurahan dan ratusan RT yang akan kita bantu. Jadi, untuk itulah kami ingin melanjutkan pembangunan ini,” pungkasnya. (dhiae)

Related posts

Leave a Comment