oleh

Kekurangan Tenaga Pengajar SD dan SMP, Proses Belajar Mengajar Kurang Maksimal

BENGKULU SELATAN, MS – Masih kurangnya tenaga pengajar untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Dasar [SD] di Kabupaten Bengkulu Selatan, dibeberapa sekolah membuat proses belajar dan mengajar kurang maksimal.

Rispin Junaidi MPd kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Rabu 6/1/2021 menjelaskan sebanyak 1.000 orang tenaga honorer yang dibutuhkan guna memaksimalkan proses belajar dan mengajar. “Saat ini Pemerintah Kabupaten Selatan baru memiliki 700 tenaga honorer. Jadi 300 orag lagi masih kurang tenaga pengajar honorer,” ungkapnya.

Tetapi pihaknya belum dapat memastikan kapan kesiapan untuk melaksanakan proses perekrutan tersebut. Namun mengingat kekurangan tenaga honorer ini, berpengaruh terhadap proses belajar dan mengajar. “Tentu pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) akan secepatnya melaksanakan proses perekrutan tersebut,” tegasnya.

Dikatakan Rispin, pihaknya meyakini dengan dilakukanya perekrutan sebanyak 300 orang tenaga honorer proses belajar mengajar akan berjalan dengan maksimal. Hal ini akan berimbas untuk kemajuan Bengkulu Selatan. “Kita harapkan ditangan para pendidik ini nanti, akan tercipta para generasi muda yang tangguh. Sehingga dapat memajukan Bengkulu Selatan ini khusunya,” harapnya.

Rispin berpesan bagi honorer yang lolos perekrutan dan terpilih sebagai tenaga pengajar, hendaklah nantinya dapat mengemban tugas dengan sebaik mungkin serta berikanlah kemampuan yang terbaik. Untuk memajukan dunia pendidikan di Bengkulu Selatan ini. (bajul)

News Feed