You are here
Merapi Area, Ajukan Hasil Musrenbang 7 Tahun Silam HEADLINE POLITIK & PEMERINTAHAN 

Merapi Area, Ajukan Hasil Musrenbang 7 Tahun Silam

LAHAT, MS – Musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) terakhir kecamatan Merai Area, dipusatkan di Desa Perangai, Kecamatan Merapi Selatan, Jumat (22/2/2019).

Dimana, pada usulan musrenbang kali ini, cukup menarik yakni, hasil 7 tahun lalu yang hingga detik ini belum sedikitpun terealisasi.

“Usulan yang kami dari Merapi Area ini, merupakan hasil musrenbang 7 tahun silam, disampaikan kembali pada saat ini,” ucap Camat Merapi Selatan, Ahmad Hasbi SAP Msi.

Ahmad Hasbi menyampaikan, misalnya, di Kecamatan Merapi Barat dan Timur yakni, ada beberapa desa belum tersentuh akses jalan, diantaranya Cempaka wangi. Lematang Jaya, Karang Rejo dan Purwa sari dengan alasannya jalan perusahaan.

“Kemudian di Perangai dan Tanjung Lontar, masuk dalam jalan kabupaten, serta penghubung antara Merapi Selatan-Pagar Gunung dan Merapi selatan – Lahat Selatan dan jalan dalam kondisi rusak, dalam kesempatan ini saya usulkan agar dapat terealisasi” bebernya.

Sementara itu, Bupati Lahat Cik Ujang SH membuka acara musrembang, dan menerangkan, pertumbuhan ekonomi kedepan harus dapat menurunkan kemiskinan, penciptaan lapangan kerja, melalui investasi berbasis sumber daya lokal.

“Selain itu, pengembangan ekonomi berbasis pemberdayaan masyarakat, sebagai komponen pembentuk indeks pembangunan manusia (IPM),” urainya.

Untuk bidang infrastruktur, sambung dia, memperkuat konektivitas antar wilayah, melalui pembangunan jalan dan jembatan, tetap memperhatikan aspek potensi lokal.

“Lalu, mempermudah aktivitas masyarakat dalam mengakses fasilitas pelayanan pendidikan, kesehatan, keuangan dan alur pemasaran barang/jasa,” terang Cik Ujang.

Cik Ujang menuturkan, infrastuktur dalam pengembangan wilayah kawasan perdesaan, agar mampu menangkap peluang ekonomi kabupaten.

“Program yang diusulkan harus mempertimbangkan dampaknya, terhadap pengelolaan lingkungan, rencana tata ruang wilayah (RTRW) dan resiko bencana,” bebernya.

Ditempat yang sama kepala Bapeda Ir Herman oemar MM menyapaikan, Musrembang tingkat kecamatan ini adalah menampung usulan dari desa desa yang dibawa ke musrembang,setelah itu usulan akan di bawa ke musrembang tingkat kabupaten yang rencananya akan dilaksanakan dipertengahan bulan maret

“semoga semua usulan dapat terealisasikan, tapi akan kita lihat sekala prioritasnya, ” tutupnya. (nur)

Related posts

Leave a Comment