oleh

Pengalaman Sebagai Mantan Penyintas Covid-19

PALEMBANG, MS – Demam, batuk, flu, meriang, sesak nafas, sampai kehilangan rasa di penciuman, itu gejala-gejala umum yang dirasakan para penderita Covid-19.

Ini bertanda imun tubuh sedang melakukan perlawanan hebat terhadap virus.

Dan, sudah barang tentu kita pun berupaya keras menghilangkan gejala-gejala menyiksa tersebut, hingga lupa bahwa gejala-gejala itu tadi muncul akibat imun kita yang lemah.

Berbagai cara dilakukan untuk penyembuhan baik mengonsumsi obat medis maupun herbal termasuk melakukan beragam terapi, agar tubuh segar kembali.

Tapi, dari sekian banyak terapi dan pengobatan yang dilakukan, sebenarnya hal paling penting melawan covid adalah meningkatkan kembali imun tubuh. Kenapa? Karena imun tubuh yang baik adalah kunci melemahkan serangan virus.

Lalu, bagaimana untuk meningkatkan imun tubuh?

Jawabnya makan makanan yang bergizi dan menyehatkan, konsumsi vitamin, istirahat yang cukup, jangan stres, rajin berolahraga, dan berhenti merokok.

“Jangan stress kalau kita kena Covid-19,” ungkap Andi warga kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan ini yang sudah kembali sehat akibat virus Covid-19, Sabtu (24/7/2021).

Menurut pria berusia 40 tahun ini, menganjurkan minum juga secara rutin ramuan kelapa hijau campur perasan jeruk nipis 1buah, madu 1 sendok, plus sedikit garam, konsumsi vitamin C1000, dan minum susu beruang sehari dua kaleng.

“Sengaja ramuan ini saya rekomendasikan. Karena sudah dari sejak dulu masyarakat Indonesia menggunakan kelapa ijo untuk mengobati berbagai penyakit, terutama penyakit yang disebabkan oleh serangan virus,” jelas pria tiga anak ini.

Selama menjalani isolasi mandiri, perbanyak makan, istirahat yang cukup, jangan panik, jaga pikiran positif, perbanyak ibadah dan senantiasa berbahagia.

“Pagi2 berjemur dan olahraga. Usahakan tersedia tabung oksigen & alat oxymeter (mendeteksi detak jantung & oksigen ke jantung). Ini penting bagi yang isoman di rumah (tanpa pengawasan dokter). Karena banyak kejadian, yang isoman lengah dengan serangan virus yg tanpa disadari sudah menyerang paru-paru dan ke jantung, hingga berakibat kematian,” pintanya sambil mengenang waktu dirinya beberapa waktu lalu menjalani isolasi.

Memang dikatakan dia, banyak juga yang mengosumsi obat anti virus dan antibiotik. Cuma terkadang dosisnya terlalu tinggi, membuat jantung berdebar.

“Jadi usahakan tidak usah konsumsi obat. Kalo konsumsi obat harus atas anjuran dokter. Jangan sembarang obat. Lagian juga, sampai sekarang belum terbukti ada obat yg mampu membunuh virus korona. Anti virus itu hanya memperlemah virus, tidak bisa membunuh. Cuma kalau tidak sesuai dengan kondisi tubuh, bahaya. Kuncinya tingkatkan imun aja, dengan mengonsumsi makanan bergizi dan multi vitamin,” ujar Andi sambil mengatakan
tingkatkan ibadah, ikhlas berdoa dan serahkan pada Allah SWT. (novas)

News Feed