You are here
PJOK Harapkan BUMDes Lebih Maju DAERAH HEADLINE 

PJOK Harapkan BUMDes Lebih Maju

MUSI BANYUASIN, MS – Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes dan PDTT ) bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Musi Banyuasin menggelar Pelatihan Tehnologi Tepat Guna (TTG) sekaligus pelatihan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) pada 227 Desa yang ada dalam Kabupaten Muba.

Kegiatan pelatihan TTG dan BUMDes yang diIkuti Peserta sekitar Empat ratusan yang berasal dari 17 Desa dalam Kecamatan Sanga Desa.

Kali ini, materi Pelatihan disampaikan oleh inovator selaku trainer dan pemateri dari nusantara membangun bersama DPMD Muba. Kegiatan digelar selama dua hari yang dilangsungkan di aula dan gedung kantor kecamatan, Kamis, (24/5/2018).

Camat Sanga Desa, H Irwan Sazili SSos, Msi melalui Penanggung Jawab Operasional Kegiatan (PJOK) Masmawi SSos berharap dengan adanya kegiatan pelatihan ini bisa meningkatkan Badan Usaha Milik Desa dan Program pembangunan di desa.

“Saya selaku PJOK berharap kedepan agar warga yang menjadi para peserta dari desa-desa yang mengikuti pelatihan agar bisa lebih maju dan bisa menciptakan inovasi yang tepat guna, dalam membangun BUMDes yang ada di desanya. Serta administrasi para Pengelola dan penggerak BUMDes yang lebih baik lagi. Dan didesa itu tercipta UMKM yang bisa meningkatkan pendapatan atau penghasilan keluarga,” pintanya.

Trainer dari Nusantara Membangun, Drs Andhy BR besama H BurlianTopo selaku Pendamping dan Pemerhati UMKM yang juga Inovator peralatan peralatan Tehnologi Tepat Guna, saat dibincangi oleh wartawan disela memberikan materi dan pelatihan mengatakan dengan adanya pelatihan TTG dan BUMDes semoga BUMDes dan UMKM bisa lebih baik, dengan hasil produksi meningkat, efesien dan hasilnya lebih Hiegenis.

“Bahwa tujuan dengan adanya pelatihan ini para peserta BUMDes bisa menciptakan dan terapkan usaha-usaha UMKM didesanya masing-masing dengan menggunakan peralatan yang perkenalkan para Inovator. Tentunya kita juga berharap BUMDes hasilnya meningkat. Dan Peserta bisa menciptakan usaha atau industri rumahan,yang efesien serta lebih Hiegenis dengan memakai alat yang kita perkenalkan ini,” katanya.

Senada juga disampaikan oleh Samuel Pemateri dari Dwi Sabda Nusantara, Bidang Businesman dan Marketing Produk. Dengan Sub materi Packaging ketika memberikan materi. Dirinya menjelaskan bahwa dengan peralatan yan tepat guna dan kemasan produk yang dihasilkan UMKM bisa meningkat pendapatan.

“Perbedaan antara iklan dan marketing memang tidak terasa namun sebenarnya ada perbedaan anatara kedua elemen ini. Dalam kegiatan bisnis untuk mempromosikan dan menjual produk atau layanan demi mendorong penjualan produksi yang dihasilkan pelaku usaha,termasuk BUMDes dan UMKM didesa serta biaya yang dikeluarkan lebih bisa diukur. Dengan peralatan yan tepat guna dan kemasan produk yang dihasilkan, maka pelaku usaha rumahan bisa meningkat pendapatan,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Kepala Desa Panai, Khairul mengungkapkan dengan mengikuti pelatihan para pengelola BUMDes dan Pelaku usaha rumahan didesanya bisa meningkat SDM para peserta pelatihan.

“Peserta yang ikut dari desa Panai sebanyak 18 orang adalah pelaku usaha bidang BUMDes dan 7 orang peserta dari Kelompok usaha perempuan dengan usaha yang ada sekarang jenis usaha rumahan keripik singkong. Semoga dengan mengikuti pelatihan ini, SDM para pelaku usaha dan pengelolah BUMDes bisa meningkat dan lebih lancar kedepanya. Dan usaha rumahan atau kelompok usaha perempuan, bisa meningkatkan pendapat atau penghasilan keluarga,” tuturnya. (SBA)

Related posts

Leave a Comment