You are here
Polres dan Polsek Muba Bongkar Pabrik Miras Oplosan di Sanga Desa HEADLINE KRIMINAL 

Polres dan Polsek Muba Bongkar Pabrik Miras Oplosan di Sanga Desa

Muba 24

MUSI BANYUASIN, MS – Polres dan Polsek Sanga Desa Musi Banyuasin (Muba) berhasil mengungkap kasus pembuatan minuman keras (Miras) oplosan home industri bermerk mansion dan vodka di Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

Hal itu diungkap saat jumpa pers bersama Kapolres Musi Banyusin AKBPAndes Purwanti.SE.MM didampingi Kabag Ops Kompol Erwin S Manik, Kasat Reskrim AKP Kiemas dan Kapolsek Sanga Desa Iptu Mukhlis SH bersama Jajaran Polres Muba bertempat diruang Sat Reskrim Mapolres Muba, Rabu (18/4/2018).

Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti SE MM menjelaskan, pembuatan miras oplosan ini terungkap saat Polsek Sanga Desa bersama Sat Reskrim Polres Muba melakukan penggerbekan di Desa Terusan, Senin (16/4/2018) sekitar pukul 18.30 WIB.

“Saya bersama Kasat Reskrim bersama jajaran langsung menuju ke tempat kejadian perkara (TKP). Hasilnya didapati 8 orang pelaku sedang melakukan aktifitas pembuatan miras oplosan jenis Mansion dan Vodka lengkap dengan peralatan kita amankan,” ujar Andes.

Dijelaskan dia, untuk miras jenis Mansion dicampur oleh para pelaku dengan pewarna tekstil. Para pelaku membuat miras oplosan dengan cara mencampurkan alkohol dan air. Dari penggerbekan dan penggeledahan berhasil didapati 40 ribu botol yang akan siap disi minuman oplosan dan 5 drum berisikan alkohol murni.

“Dari pengakuan para pelaku bahwa produksi miras oplosan bermerek Vodka dan Mansion itu sudah beroperasi atau produksi sekitar dua minggu dengan Omzet mencapai Rp150 juta. Sedangkan untuk penjualan sudah dikirim ke Lahat dan Baturaja dengan total mencapai 12 ribu botol lebih miras oplosan beredar. Para pelaku menjual minuman itu dengan harga Rp20 ribu perbotolnya,” jelasnya.

Ditambahkan Kapolres wanita pertama di Muba ini, pihaknya juga berhasil menangkap para pelaku dan mengamankan barang bukti yaitu peralatan pembuatan miras oplosan tersebut. Seperti alat pres tutup botol dan alat lainnya. Lalu 1 drum ukuran 500 liter berisi miras oplosan yang sudah jadi. Kemudian 12 drum berisi alkohol, 1 unit mobil Daihatsu Luxio warna hitam Nopol BG 1811 US yang berisi kardus untuk kemasan. 2 buah alat press tutup botol dan 1 mesin pres tutup botol. Tutup botol yang bermerek Mansion dan sebanyak 28 karung,dengan total 40.320 tutup botol 18 keranjang kosong 2 botol perisa dan 7 buah drum kosong. Selain mobil yang ada di TKP Polres juga berhasil mengamankan satu unit mobil truck Mitsubhisi dengan Nopol BG 8533 IA warna kuning.

Pihaknya juga menangkap pelaku inisial AN (63) warga Kecamatan Sanga desa yang berperan pengurus para pelaku yang bekerja, RP (20) warga Bengkulu, DS (23) warga Trans Cahaya Lampung HN (24) warga Trans Cahaya Lampung, PM (22) warga Palembang, TMi (22) warga trans Cahaya Bengkulu, RA (20) warga Bengkulu dan BS (19) warga Palembang, para pelaku ini sebagai pelaku pengemas minuman. “Untuk para pelaku kita akan jerat dengan pasal 136 huruf B atau Pasal 142 UU RI nomor 18 tahun 2012 tentang Pangan dan atau pasal Pasal 204 ayat 1 KUHPidana tentang minuman keras dengan ancaman pidana mencapai 15 tahun penjara,” tegasnya.

Untuk kasus ini, pihaknya akan terus mengembangkan. “Saya mengimbau kepada segenap warga masyarakat khususnya di Kabupaten Muba untuk menjauhi serta tidak mengkonsumsi Miras. Karena sudah banyak yang menjadi korban oleh miras oplosan ini, jangan sampai kita menjadi korbannya. Dan salah satu penyebab suatu tindak pidana karena miras,” pungkasnya. (ril/sba)

Related posts

Leave a Comment