You are here
Pemkab Muaraenim Bersama BPPU Universitas Pendidikan Indoensia Lakukan MoU DAERAH HEADLINE 

Pemkab Muaraenim Bersama BPPU Universitas Pendidikan Indoensia Lakukan MoU

Pemerintah Kabupaten Muara Enim melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) bersama Badan Pengelolaan dan Pengembangan Usaha (BPPU) Universitas Pendidikan Indonesia melakukan Penandatanganan kerjasama (MoU) antara Lembaga Pelatihan, Penerapan Ilmu, dan Teknologi (LP2iT) Universitas Pendidikan Indonesia.

Informasi yang di peroleh oleh potretsumsel.co.id Melalui Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kabupaten Muara Enim Ir.Tarmizi Ismail, MOU ini terkait Kajian Penyusunan Dokumen Identifikasi Budaya Benda/ Non Benda di Kab. Muara Enim.

Kegiatan dilaksanakan di Gedung University Center Lantai 5 Universitas Pendidikan Indonesia Bandung. Dari Pemerintah Kabupaten Muara Enim Kegiatan dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Bpk Amrullah Jamaluddin, SE, Kepala Balitbangda M.Tarmizi Ismail, SE, M.Si dan Kabid bidang Sosial budaya Balitbangda H.Haris Munandar, SE beserta staf (6/3/2020).

Sementara Dari Universitas Pendidikan Indonesia Hadir dalam acara kepala BPPU UPI Prof. Dr. H. Uyu Wahyudin, Kepala Divisi Kerjasama dan Pengembangan Usaha Arvian triantoro, M.Si dan Kepala LP2iT Dr. Enjang Ali Nurdin beserta pejabat lainnya.

Pada penyelenggaraan kegiatan ini, kerjasama yang dilakukan dalam bentuk penyediaan tenaga ahli yang disiapkan oleh LP2iT terdiri dari ahli kebudayaan, sosiologi, pendidikan masyarakat dan ahli pendidikan.

Melalui Peran dan fungsi BPPU, Universitas Pendidikan Indonesia berharap dapat memberikan kontribusi kepakaran akademik untuk membantu pengelolaan pemerintah daerah di Indonesia. Kerjasama yang sudah berjalan saat ini mulai dari Aceh hingga Papua.

Harapan yang sama dari pemerintah kabupaten Muara Enim yang sudah berjalan 3 tahun ini agar terus berlanjut dan memberikan dampak positif untuk perubahan yg lebih baik bagi kelembagaan Universitas Pendidikan Indonesia maupun Pemerintah Kabupaten Muara Enim.

Melalui Kajian ini diharapkan akan terpetakan menjadi data base terkait budaya benda/non benda yang ada d Kabupaten Muara Enim. “Selanjutnya akan muncul kebudayaan yang dapat dikembangkan atau di lestarikan yang pada akhirnya dapat mendukung pariwisatan perekonomian Daerah Kabupaten Muara Enim,” ujar Ir Tarmizi Ismail. (al)

Related posts

Leave a Comment