oleh

Pipa Gas Pertamina Meledak, Warga Panik Dan Berhamburan Keluar Rumah

PRABUMULIH, MS – Pipa gas milik PT Pertamina EP Asset 2 kembali meledak. Kali ini terjadi di Jalan Bukit Barisan Rt 1 Rw 3 Kelurahan Majasari, Kecamatan Prabumulih Selatan, Kota Prabumulih, Sumatera Selatan. Beruntung atas kejadian itu tidak ada korban jiwa.

Informasi yang berhasil dihimpun, kejadian itu terjadi Kamis (15/12) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu warga sekitar tengah santai berada didalam rumahnya masing-masing. Tanpa diduga pipa gas di Jalan Bukit Barisan itu meledak dan mengeluarkan bunyi ledakan yang besar. Mendengar suara ledakan itu, warga langsung panik dan berhamburan keluar rumah. Sebagian ada yang melapor ke kantor Pertamina. Tim HSSE Pertamina yang mendapat laporan langsung mendatangi TKP guna menanggulangi kebocoran tersebut.

Menurut Zulkifli (39) warga sekitar mengatakan suara ledakan itu begitu besar sehingga membuat warga terkejut. “Mendengar suara ledakan itu, warga panik dan berhamburan semua keluar rumah,” ungkapnya.

Kemudian, warga langsung mencari asal bunyi ledakan itu. “Rupanya saat kita telusuri pipa milik Pertamina yang meledak,” ungkapnya.

Dengan demikian, warga merasa khawatir akan terjadi ledakan kembali. “Kami takut gas merembet ke rumah. Makanya, kami langsung lapor ke Pertamina dan kepolisian,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolres Prabumulih, AKBP Andes Purwanti SE MM melalui Kabagops, Kompol Andi Supriadi SIk SH MH membenarkan kejadian itu. “Ya, memang betul ada pipa Pertamina yang bocor. Tapi sudah diperbaiki,” ujar Andi, Jumat (16/12/2016).

Bahkan, dikatakan Andi, pihak Pertamina juga memberikan satunan berupa pemberian nasi bungkus di sekitar kawasan ring 1 dari titik kebocoran. “Jadi warga dilarang memasak untuk sementara dulu selama masa proses penanggulangan. Ya, takutnya gas bisa sampai ke rumah,” imbuhnya.

Terpisah, Public Relation Analyst PT Pertamina EP Asset 2, Victorio Chatra Primantara menuturkan, pihaknya sudah melakukan penanggulangan terhadap pipa bocor tersebut. “Kita juga masih mencari penyebab ledakan itu. Apakah karena usia pipa yang sudah tua atau kebocoran yang disengaja oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” ungkapnya.

Bahkan, dikatakan dia, pihaknya juga sudah mematikan jalur pipa gas di power plant Talang Jimar. “Pipa yang bocor ditutup dengan cara dipitting dan diklam,” ujar Victo. (nor)

News Feed