You are here
Residivis Curanmor Tewas Ditembak Tim Fanther HEADLINE KRIMINAL 

Residivis Curanmor Tewas Ditembak Tim Fanther

LAHAT, MS – Residivis Curanmor Sarmedi alias Medi (37) warga Desa Wonorejo Kecamatan Kikim Barat Kabupaten Lahat tewas setelah baku tembak dengan tim Father Polres Lahat. Hal ini diungkapkan Kapolres Lahat AKBP Ferry Harahap saat menggelar jumpa pers di Mapolres Lahat, Jumat (11/1/2019).

“Tersangka bernama Sarmedi alias Medi ini terpaksa dilumpuhkan sehingga mengakibatkan residivis ini meninggal dunia,” ujar Ferry.

Ia mengatakan tewasnya Ferry akibat melakukan perlawan ketika hendak ditangkap oleh petugas. “Karena saat akan dilakukan penangkapan di tempat persembunyiannya, tersangka rupanya melawan. Dimana tersangka menembakan dua peluru ke arah anggota kita dengan menggunakan senjata rakitan. Dan tentunya hal ini sangat membahayakan anggota, sehingga tersangka harus kita lumpuhkan dengan tindakan tegas terukur. Dan kejadian ini terjadi semalam di kediaman tersangka,” kata Ferry Harahap.

Menurut riwayat Sarmedi memang sudah menjadi target operansi Polres Lahat. Tak hanya itu saja, tersangka sudah melakukan 12 kali tindakan kejahatan Curanmor di wilayah hukum Polres Lahat.

“Tersangka ini termasuk residivis Curanmor yang sudah kita cari sejak lama. Yang mana tindakan kejahatan tersangka sudah 12 kali melakukan Curanmor di wilayah Kabupaten Lahat sejak tahun 2014 sampai 2018. Dan terakhir ada laporan warga yang masuk ke kita atas kehilangan sepeda motor. Kemudian barang bukti yang kita peroleh dari tersangka, yakni sepeda motor jenis Honda Revo memang sama dengan motor yang di laporkan warga Pagar Agung ke Polres Lahat,” ucapnya.

Dari hasil barang bukti, lanjut Ferry selain menemukan sepeda motor, polisi juga mengamankan satu pucuk air sof gun, satu pucuk senjata rakitan silinder 6 berserta 2 peluru aktif dan 2 selongsong peluru, satu buah kunci t, satu bilah celurit kecil, satu bilah senjata tajam jenis parang, dua buah bodi sepeda motor jenis yamaha vixion warna merah putih, satu buah linggis dan satu unit handphone merk xiomi warna biru.

“Nah, untuk senjata jenis rakitan yang dipakai tersangka, saat ini kita masih melakukan pendalaman dari mana asal senpi yang digunakan tersangka saat beraksi,” ujarnya lagi.

Bahkan Ferry pun juga mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Lahat agar selalu waspada akan tindak kejahatan.

“Saya harapkan agar seluruh warga Kabupaten Lahat kalau mau parkir motor parkirlah ditempat khusus untuk parkir, karena kita tidak tau akan tindakan kejahatan,” pungkasnya. (nur)

Related posts

Leave a Comment