oleh

Tuntut Air Bersih, Warga Blokir Akses Jalan Menuju Pabrik

Warga yang melakukan aksi memblokir akses jalan tambang menuju ke kantor PT Hauling PT Ghemmi.
Warga yang melakukan aksi memblokir akses jalan tambang menuju ke kantor PT Hauling PT Ghemmi.

PRABUMULIH, MS – Puluhan warga Prabumulih yang tergabung dalam empat kelurahan yakni Kelurahan Payu Putat, Gunung Kemala, Desa Dangku dan Desa Siku melakukan aksi memblokir akses jalan tambang menuju ke kantor PT Hauling PT Ghemmi. Akibat aksi massa tersebut, aktivitas perusahaan asal negeri Tiongkok tersebut menjadi terganggu. Aksi demontrasi warga tersebut dilakukan untuk menuntu pihak perusahaan mengganti rugi lahan kebun mereka yang tercemar limbah.

Menurut koordinator massa, Saiful Antoni (40) mengatakan, kedatangan mereka ke area Hauling PT Ghemmi di Desa Gunung Raja Kabupaten Muara Enim guna menuntut hak mereka atas dugaan pencemaran lahan kebun oleh perusahaan yang wilayahnya berbatasan dengan kota Prabumulih.

“Kami menuntut ganti rugi lahan kebun karet yang tercemar limbah. Jika musim banjir limbah hasil penambangan batubara mengaliri kebun masyarakat, sehingga banyak tanaman karet mati dan hasil produksi berkurang,” ungkapnya, kemarin.

Saiful menjelaskan, tuntutan kedua warga yakni agar pihak perusahaan menyediakan air bersih dengan cara membuat sumur bor. “Air buat konsumsi sehari-hari jadi terganggu akibat limbah tambang ini. Apalagi sungai-sungai yang ada juga mulai tercemar diduga akibat zat kimia. Makanya kami minta perusahaan buatkan sumur untuk air bersih,” jelasnya.

Setelah melakukan orasi akhirnya lima orang perwakilan aksi dipertemukan dengan pihak PT Ghemmi. Dan cukup lama berdialog didapatlah kesepakatan kedua belah pihak yakni tuntutan pertama pihak perusahaan dan warga sepakat membahas secara musyawarah yang akan dilakukan pada Jumat (19/8) besok.

“Untuk tuntutan normalisasi sungai dan permintaan ganti rugi tanam tumbuh mati, perusahaan akan memberitahukan kepada pihak berwenang untuk sama-sama melakukan pembahasan,” tandas Saiful. (nor)

News Feed