You are here
Beri Pelayanan Satu Pintu Bagi ASN DAERAH HEADLINE 

Beri Pelayanan Satu Pintu Bagi ASN

20191205_215755

LUBUKLINGGAU, MS – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Lubuklinggau, sebagai wujud peningkatan  pelayanan kepada ASN dilingkungan Pemerintah Kota Lubuklinggau dan masyarakat pada umumnya, mulai akhir tahun 2019 ini, mulai menerapkan pelayanan dengan sistem satu pintu dalam pengelolaan administrasi kepegawaian.

Kepala BKPSDM Zulfikar didampingi Kabid Mutasi dan Penempatan Pegawai, Febri menyampaikan, pelayanan publik bagi ASN sangat diperlukan, mengingat Kota Lubuklinggau memiliki pegawai sebanyak 3.967 PNS dan 108 CPNS atau total 4.075 orang ASN.

Pelayanan diberikan selama hari kerja mulai pukul 08.00 WIB hingga 12.00 WIB dan pukul 13.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB.

“Desember ini mulai diberlakukan, dan Januari 2020 mulai aktif dengan fasilitas yang tersedia. Pelayanan satu pintu ini, memberi pelayanan langsung. Tidak lagi pegawai yang menemui pejabat yang hendak dituju, tapi pejabat yang menemui pegawai yang dilayani. Pelayanannya diterapkan pada front office system,” ujarnya.

Dirinya menyampaikan bahwa sistim pelayanan satu pintu ini merupakan bentuk implementasi inovasi birokrasi di bidang pelayanan publik. Hal ini juga  sesuai dengan UU No 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik dimana dijelaskan bahwa setiap organisasi pemerintah wajib melakukan evaluasi kinerja yang ada didalam organisasinya. Selanjutnya evaluasi inilah yang menuntut setiap organisasi melahirkan sebuah inovasi dalam meningkatkan pelayanan publik sesuai dengan tujuan pembentukannya. Maka dari itu ASN BPKSDM harus melayani ASN atau masyarakat yang berurusan  dengan pelayanan prima berkualitas, cepat, mudah dan tanpa dipunggut biaya apapun. Selain itu pelayanan juga terpantau oleh kamera pengintai (CCTV) sehingga semuanya transparan. Untuk tahap awal ASN yang berurusan akan diberikan informasi kepegawaian oleh petugas yang berada di meja pelayanan namun jika ASN atau masyarakat masih ingin penjelasan yang lebih lanjut barulah petugas memanggil perwakilan dari pengelola bidang terkait.

“Jadi semua pelayanan administrasi kepegawaian  terpusat di meja pelayanan/front office, baik mengurusi masalah administrasi seperti penyerahan SK, kenaikan pangkat, pemasukan berkas, surat masuk/keluar maupun hal-hal lain yang bersifat konsultasi,” ungkapnya. (dhiae)

Related posts

Leave a Comment