You are here
PATANI PALI Prihatin Melihat Ekonomi Rakyat DAERAH 

PATANI PALI Prihatin Melihat Ekonomi Rakyat

QoQolyi saat memotong karet.
Qolby saat memotong karet.

PALI, MS Pandu Tani Indonesia (PATANI) cabang Sumatera Selatan (Sumsel), perwakilan wilayah kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), prihatin melihat kondisi ekonomi petani menurun. Sebab diketahui harga sawit dan karet merosot, dan penghasilan pun menurun.

Dikatakan Sekjen Patani Kabupaten Pali Qolbi, sangat prihatin dengan ekonomi rakyat. Sebab diketahui bahwa ekonomi rakyat sedang merosot, serta hasil yang didapat tidak memenuhi kebutuhan, diketahui sumber ekonomi rakyat yang besar yakni sektor Perkebunan dan Pertanian. Senin (11/7)

“Sumber ekonomi rakyat khususnya PALI yang besar yakni sektor perkebunan dan pertanian. Saya mewakili petani hasil bisa melihat, dan mengeluh dengan harga dibidang perkebunan menurun, seperti harga karet sekarang ini hanya Rp 5.500 paling tinggi dipasaran, sedangkan penghasilan yang didapat minim, sebab sekarang ini musim kemarau, dan biasanya musim kemarau banyak yang membakar hutan sembarangan, ” ujar Qolbi yang juga Ketua Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP).

Ia menambahkan bahwa di wilayah ini hanya penghasilan sawit dan karet, karena tidak ada penghasilan lain, sedangkan investor mau masuk kesini tingkat keamanan pun belum terjamin, dan pungutan liar pun masih meningkat, oleh karena itu investor sulit masuk kesini.

“Saya berharap kepada pemerintahan dan DPRD, akan menambah personil kepolisian, dengan membangun gedung Polres sendiri, serta TNI untuk membantu masyarakat, dalam menjaga keamanan, sebab diketahui wilayah Kabupaten PALI, masih tinggi angka kriminalitas, dan angka penggangurangan,” tutur Qolbi sambil mengatakan agar Pemkab dan DPRD PALI harus memikirkan ekonomi masyarakat khususnya PALI. (Yeng)

 

Related posts

Leave a Comment