You are here
Perahu Ketek Tabrak Batu, 1 Tewas 7 Selamat 2 Belum Ditemukan HEADLINE 

Perahu Ketek Tabrak Batu, 1 Tewas 7 Selamat 2 Belum Ditemukan

EMPAT LAWANG, MS – Nasib tragis yang menimpa perahu ketek bermuatan delapan orang. Betapa tidak, perahu ketek yang dikemudi oleh Hendri warga Sungai Lidi, Tebing Tinggi dan Agung sebagai kernet perahu motor tersebut di Sungai Musi melaju dari arah pasar menuju ke Lubuk kawasan Puyang Gadis, Kelurahan Kupang, Kabupaten Empat Lawang menabrak batu. Akibatnya, perahu ketek itu tenggelam serta mengakibatkan satu meninggal dunia, tujuh orang selamat dan dua korban belum ditemukan.

Adapun korban yang tewas yakni Emi Sigit, warga Pasar Ulu, Kecamatan Tebing Tinggi. Lalu tujuh orang yang selamat Nuraini warga Talang Jawa, Tebing Tinggi, Inten warga Pasar Ulu Tebing Tinggi, Emi warga Tanjung Beringin, Rika anak Nuraini, Ivan anak Inten, Hendri pengemudi perahu motor dan Agung kernet perahu motor. Kemudian dua orang yang belum berhasil ditemukan Riko anak Nuraini dan Eja anak Emi Sigit. Kejadian itu sendiri terjadi di areal Lubuk Puyang Gadis, Senin (12/9), sekitar pukul 16.30 WIB.

Informasi yang berhasil dihimpun, kejadian berawal saat perahu ketek yang dikemudi oleh Hendri yang dari arah pasar menuju ke Lubuk kawasan Puyang Gadis, Kelurahan Kupang, Kabupaten Empat Lawang. Ketika di tempat kejadian perkara (TKP), kapal tersebut menabrak sebuah batu. Sehingga membuat penumpang panik dan berusaha menyelamatkan diri. Serta membuat kapal menjadi tenggelam.

Diduga tidak bisa berenang, Emi Sigit akhirnya ditemukan warga yang sedang melintas di Jembatan Musi Tebing Tinggi melihat mayat mengapung.

Warga dibantu Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial Pemerintah kabupaten (Pemkab) Empat Lawang, dan aparat kepolisian dari Polres Empat Lawang langsung mengevakuasi para korban. Sampai saat ini dua korban lagi belum ditemukan oleh tim evakuasi.

“Aku waktu melintas dekat jembatan, aku melihat benda mengapung diatas air. Yo, pas kudekati sesosok mayat,” ungkapnya yang enggan nama ditulis di media. (bd)

Related posts

Leave a Comment