You are here
Perdalam Obat Racik, Wako Kirim 2 Dokter 2 Apoteker ke Tawamangu DAERAH 

Perdalam Obat Racik, Wako Kirim 2 Dokter 2 Apoteker ke Tawamangu

PRABUMULIH, MS – Guna memperdalam ilmu obat racikan, Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM rencananya akan mengirim 2 dokter dan 2 apoteker ke Tawamangu untuk mengikuti diklat.
Dikatakan dia, dikirimnya 2 dokter dan 2 apoteker ke Tawamangu agar dokter bisa mendiagnosa pasien dengan memberikan resep obat yang paten.

“Ya, kalaua apoteker bisa meracik resep obat sesuai yang dianjurkan oleh dokter,” ujar walikota seusai melakukan pemaparan didepan perwakilan Kementerian Kesehatan, Selasa (20/9).

Selain itu, tujuan dikirimnya dokter dan apoteker ini agar dokter jangan hanya mengandalkan dan memberikan obat kimia saja. Tetapi obat-obat dari tanaman-tanaman kampung yang sejak dahulu digunakan para orang tua zaman dahulu.

“Tanaman yang tumbuh banyak bisa dijadikan obat tradisional. Obat tradisional jarang padahal manfaatnya banyak,” ungkapnya.

Lebih lanjut Ridho menambahkan, dengan mengikuti diklat, dokter dan dapat membuat jejaring bagi para dokter yang melakukan saintifikasi jamu. Nantinya, dengan adanya jejaring diharapkan dapat mempercepat jamu-jamu yang masih empiris (belum ada bukti ilmiah), menjadi jamu yang sudah dilandasi oleh bukti ilmiah.

“Karena memang banyak masyarakat masih sering mempertanyakan itu khasiatnya. Bukti ilmiah sangat diperlukan, meski tanaman herbal yang dijadikan bahan baku jamu memiliki khasiat sejak dahulu (nenek moyang),” terangnya.

Oleh karena itu, sambung Ridho karena dokter di Prabumulih memang belum memiliki kemampuan yang khusus tentang jamu, maka itu dirinya akan mengirim 2 dokter dan 2 apoteker belajar ke Tawamangu untuk mengikuti pelatihan yang ingin mempelajari jamu lebih mendalam.

“Diharapkan setelah selesai pelatihan dokter dan apoteker itu dapat meracik jamu yang bisa dijadikan resep obat. Karena khasiat jamu memang sudah terbukti dari dahulu,” pungkasnya. (nor)

Related posts

Leave a Comment