oleh

Sering Siksa Kakak Perempuan, Kakak Ipar Dihabisi 6 Saudara

PALEMBANG, MS – Abdul Hamid tewas setelah dikeroyok enam saudara iparnya. Keenam saudara itu yakni Iwandi (24) dan Djono berhasil diringkus polisi. Sedangkan, AD, JN, DN, dan RZ masih dalam pengejaran anggota Polsek Mariana.

Kedua pelaku yang tinggal di Jalan Selatan Sungai Rebo, Kelurahan Mariana, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan harus meringkuk di tahanan Mapolsekta Mariana.

Kapolsek Mariana AKP Nazirudin didampingi Kanit Reskrim Iptu Apriyadi mengatakan tertangkapnya kedua pelaku ini ditangkap dari informasi masyarakat. Dimana, kedua pelaku sedang menikmati orgen tunggal di dekat rumahnya. “Ya, mendapatkan laporan dari masyarakat, anggota langsung bergerak dan melakukan penangkapan,” ujarnya, di Polsek Mariana, Jumat (21/10).

Memang diakui dia, kedua pelaku ini sudah menjadi buronan Polsek Mariana sejak tahun 2009 silam. “Kedua pelaku ini merupakan pelaku pengeroyokan kakak iparnya yang menyebabkan korban meninggal dunia,” tegasnya.
Dikatakan dia, motif pengeroyokan yang dilakukan kedua tersangka bersama suadaranya, lantaran merasa sakit hati, melihat kakak perempuannya sering dianiaya oleh korban. “Korban meninggal setelah dikeroyok enam saudara tersebut,” ungkapnya.

Sedangkan Djono mengakui perbuatannya tersebut. “Kami kesal melihat kelakuan korban yang sering menyiksa ayuk kami yakni Murni dan orangtuanya,” ujarnya.

Bahkan, sebelum kejadian pengeroyokan pada Juni tahun 2009 tersebut, Hamid hendak membakar rumahnya.
“Setiap hari menyiksa ayuk, pernah ditelanjanginya di depan bapak sama ibu. Ibu saya ditendang hingga terjatuh, dan mau membakar rumah,” imbuhnya.

Melihat Hamid hendak membakar rumah dan menganiaya ibu kandungnya, ia dan Iwandi dibantu empat saudaranya, langsung melakukan pengeroyokan terhadap korban. Setelah korban tak berdaya, mereka melarikan diri. “Waktu itu aku lari ke Jambi bersama Iwandi. Nah, kalau yang lain aku tidak tahu,” pungkasnya. (ri/in)

News Feed