oleh

Satresnarkoba Ringkus Oknum PNS Bawa Shabu

PRABUMULIH, MS – Jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Prabumulih berhasil meringkus oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Pemerintah kota Prabumulih. Pelakunya Ferri Wahyudi alias lilik (39), warga Jalan Tanggamus Kelurahan Muaradua, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih.

Dari tangan didapat satu paket shabu-shabu seberat 0,22 gram atau seharga Rp 200 ribu. Pelaku diringkus saat akan bertransaksi di Jalan A Yani Kelurahan Prabujaya Kecamatan Prabumulih Timur, Minggu (3/8/2017) sekitar pukul 21.00 WIB.

Informasi yang berhasil dihimpun, tertangkapnya pelaku berdasarkan informasi dari masyarakat. Dimana, Tempat Kejadian Perkara (TKP) sering dijadikan tempat transaksi narkoba. Mendapatkan laporan itu, petugas langsung melakukan penyelidikan. Alhasil, saat itu didapat pelaku bersama temannya inisial IN keluar dari Gang Pagaralam diduga usai transaksi. Tanpa disadari, petugas mengikuti kedua pelaku.

Ketika itu, kedua pelaku dengan menggunakan sepeda motor melaju ke sebuah warung di kawasan Jalan A Yani tepatnya di depan gedung KPU. IN memberhentikan laju motor dan meminta Lilik membeli rokok. Saat itu, petugas langsung melakukan penangkapan. Sayangnya, pelaku IN berhasil melarikan diri. Sedangkan ketika digeledah dari pelaku Lilik didapat satu paket shabu disimpan di dalam kotak rokok. Atas perbuatannya itu, pelaku langsung digelandang ke Mapolres Prabumulih untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Sementara pelaku Lilik mengaku sering memakai shabu. “Saya sudah satu tahun memakai shabu. Saya sering pakai shabu di rumah,” ungkapnya.

Kapolres Prabumulih AKBP Andes Purwanti SE melalui Kabag Ops, Kompol Andi Supriadi SIk SH MH didampingi Kanit Lidik 2 Sat Narkoba Prabumulih, Aiptu Aef Nasution membenarkan telah menangkap oknum PNS Prabumulih yang menyimpan narkoba. “Ya, pelaku kita ringkus usai melakukan transaksi narkoba,” pungkasnya.

Atas perbuatannya itu, pelaku terancam pasal 112 dan 114 ayat 1 tentang Narkoba. “Ancamannya minimal 5 tahun penjara,” tegasnya. (nor)

 

News Feed