oleh

Anak Dipukuli Teman, Bapak Lapor Polisi

PRABUMULIH, MS – Samirudin (61), seorang petani yang tinggal di Desa Petanang, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muara Enim, mengadu ke polisi, kemarin (16/9), sekitar pukul 09.00 WIB. Pasalnya, Pri (16), anaknya yang masih pelajar SMA menjadi korban penganiayaan.

Dalam laporannya, putranya itu diduga dipukuli oleh rekan sebayanya, AL (17) di kawasan jalan, tepatnya di belakang Pemkot Prabumulih, Kelurahan Sindur, Kecamatan Cambai, Kamis (15/9), sekitar pukul 17.45 WIB. Akibat kejadian itu, korban Pri menderita luka memar di bagian mata sebelah kanannya.

Berdasarkan laporan yang diterima petugas di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Prabumulih, dengan nomor laporan LP/B/274/IX/2016/Sumsel/Polres Prabumulih. Diketahui anak pelapor hendak pulang ke rumahnya dari sekolah dengan mengendarai sepeda motornya jenis Honda.

Korban saat itu melintasi kawasan jalan raya Sindur, Kelurahan Sindur, Kecamatan Cambai. Namun, ditengah jalan, tepatnya di belakang Pemkot Prabumulih, pelajar SMA ini malah dihadang oleh pelaku AL.

Tanpa ada basa-basi lagi, korban langsung dihentikan dan disuruh turun dari motornya lalu dihajar habis-habisan oleh pelaku, korban pun tidak ada perlawanan. Setelah Pri tergeletak lemas, pelaku AL tersebut langsung kabur meninggalkan korban sendirian. Pri menduga, dia dipukuli itu lantaran AL tak terima atas teguran korban sewaktu masih di sekolah.

“Sebenernyo setelah kejadian kami lah bedamai. Tapi dak tau ngapo masih dendam sampe aku balek dihadang,” ungkap Pri didampingi orang tuanya saat melapor di Mapolres Prabumulih.

Sementara itu, Kapolres Prabumulih, AKBP Arief Adiharsa SIk MTCP melalui Kasat Reskrim, Iptu Rendra Aditya Dhani SH, ketika dikonfirmasi juga telah membenarkan adanya laporan tersebut. “Saat ini kasusnya ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA),” ujarnya. (nor)

 

News Feed