oleh

Dulang 37.890 Suara Hasil Pemilihan, Hj Rita Suryani : Kami Targetkan Dua Kursi

MURATARA – Calon Anggota Dewan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Hj Rita Suryani dari Parpol PDI-Perjuangan sabet 37.890 suara dari hasil hitung cepat.

Jumlah suara itu, bisa mengukuhkan Hj Rita Suryani, kembali menduduki anggota DPRD Provinsi Sumsel periode 2024-2029.

Kamis (15/2) sekitar pukul 16.00 WIB, Hj Rita Suryani, di dampingi ketua Tim pemenangan Edwar Rais, menyampaikan secara langsung hasil perhitungan cepat proses penghitungan surat suara Caleg DPRD Provinsi Sumsel dapil 8.

“Alhamdulillah, untuk hitungan suara yang kami himpun, saya memperoleh 37.890 suara di wilayah Kabupaten Muratara,” katanya.

Dengan perolehan suara sebanyak 37.890 suara itu, Parpol PDI Perjuangan di dapil 8, berpotensi memperoleh 2 kursi. Menginggat saat ini, proses perhitungan surat suara di Kota Lubuklinggau dan Kabupaten Musi Rawas, masih terus berlangsung dan datanya belum masuk.

“Dari Musi Rawas dan Lubuklinggau saat ini masih dalam peroses penghitungan. Tentunya jika ada penambahan suara di Kabupaten Mura dan Lubuklinggau, bisa berpotensi dua kursi,” ungkapnya.

Hj Rita Suryani mengatakan pihaknya, mengucapkan terimah kasih kepada seluruh tim, simpatisan dan masyarakat yang telah mendukungnya. Untuk kembali menjadi perwakilan masyarakat di DPRD Provinsi Sumsel.

Dia mengimbau, agar seluruh tim, dan simpatisannya. Diseluruh desa untuk terus mengawal perolehan suara hingga tuntas, sehingga tidak ada peluang kecurangan.

“Saat ini masih peroses penghitungan dan pengumpulan perolehan suara. Jadi tetap semangat kita kawal sampai tuntas,” tutupnya.

Sementara itu, ketua tim pemenangan Hj Rita Suryani Edwar Rais mengatakan, jika perolehan suara Hj Rita Suryani, di Kabupaten Musi Rawas dan Kota Lubuklinggau.

Bisa berpotensi kembali bertambah, dengan prediksi sekitar 1500 suara. “Suara 37.890, hitunganya sudah lebih dari satu kursi. Tapi kita harap bisa dapat 2 kursi, dari tambahan perhitungan suara di Lubuklinggau dan Musi Rawas,” tegasnya.

Pihaknya menegaskan, akan terus melakukan pengawalan hingga 25 Februari mendatang hingga pengumuman resmi dari KPUD Provinsi Sumsel.

News Feed