You are here
Kitas Mati, WN Amerika Masih di Linggau HEADLINE POLITIK & PEMERINTAHAN 

Kitas Mati, WN Amerika Masih di Linggau

LUBUKLINGGAU, MS – Ketegasan pemerintah dalam pengawasan orang asing  masih diragukan,pasalnya di Kota Lubuklinggau terdapat beberapa Warga Negara Asing (WNA) yang dokumen keimigrasiannya tidak lengkap.

Buktinya, saat ini  satu orang WN Amerika, Melinda Kay Swanson (33) masih bebas berkeluyuruan di Indonesia khususnya  di Kota Lubuklinggau,tanpa memiliki Kartu Izin Tinggal Terbatas (Kitas) yang masih berlaku.

Berdasarkan catatan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, turis yang sempat ditembak kawanan begal di Lubuklinggau ini memiliki Kitas yang masa berlakunya sampai dengan pertengahan 2016.

“Sampai saat ini belum ada perpanjangan Kitas dari yang bersangkutan, dan dia juga tidak terdata di Imigrasi Muara Enim, kita juga bingung,” ungkap Kepala Disdukcapil Lubuklinggau, M Johan Imam Sitepu, Jumat (19/5/2017).

Pihaknya meminta agar kantor Imigrasi menindak warga negara asing tersebut sebagai koordinator pengawasan orang asing, salah satunya di deportasi.

Diterangkan Johan sapaannya, WN Amerika tersebut sudah lama tinggal dan beraktivitas di Kota Lubuklinggau sudah lebih kurang 4 tahun, namun Kitas yang bersangkutan failid pada 2016, sementara perpanjangan belum dilakukan.

“Kitasnya di kita sudah habis, harusnya dia memperpanjang, tapi sampai sekarang belum, kami sudah sampaikan itu ke Imigrasi, tapi Imigrasi bilang tidak terdaftar,” tambahnya.

Masih tambah dia, pihaknya telah melaporkan hal tersebut ke Imigrasi Muara Enim saat adanya rapat tim pengawasan orang asing di Kota Lubuklinggau beberapa waktu lalu.

Selain itu, pihaknya juga memantau tujuh WN Malaysia yang ber Kitas di Musi Rawas namun berdomisili di Kota Lubuklinggau tepatnya diwilayah Kelurahan Taba Jemekeh,Kecamatan Lubuklinggau Timur I. “Mereka Kitasnya beralamat di Musi Rawas, tapi berdomisili di kita, seharusnya mereka ke kita bukan ke Mura,” ujarnya.

Sementara itu,Ketua DPRD Lubuklinggau, H Rodi Wijaya meminta agar imigrasi bertindak tegas jika ada warga negara asing ‎ yang tidak mentaati peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Intinya tegakkan aturan yang ada, kalau memang melanggar maka harus diberikan tindakan oleh instansi yang berwenang dalam hal ini imigrasi,” pungkasnya. (dhiae)

 

Related posts

Leave a Comment