You are here
Optimis Sabet Lebih dari Satu Emas DAERAH HEADLINE OLAHRAGA 

Optimis Sabet Lebih dari Satu Emas

LUBUKLINGGAU, MS – Ketua PB Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI), Raja Sapta Oktohari menargetkan diperhelatan pesta Sea Games di Kuala Lumpur nanti, pihaknya optimis akan mendapatkan lebih dari satu perolehan medali emas.

“Di Sea Games sendiri dinomor trek kemarin pada saat pengukuran, ternyata ada dua atlet kita yang sudah melebihi rekor Sea Games. Kita cukup optimis kalau Sea Games ini, kita mendapatkan yang pasti lebih dari satu,” kata Raja usai pelantikan Ketua dan Pengurus ISSI Sumsel di Lubuklinggau.

Menurutnya, pada Sea Games di Singapura beberapa waktu lalu, Indonesia hanya mendapatkan satu perolehan medali emas. “Kalau di Sea Games Kuala Lumpur ini, kami cukup yakin dan optimis akan mendapatkan lebih dari satu,” timpalnya.

Sementara itu untuk dinomor kelas Downhill, PB ISSI mengaku di Sea Games tidak diperlombakan. “Kalau downhill itu memang andalannya Popo. Kalau perempuannya ada beberapa. Di Sea Games ini, downhill tidak diperlombakan,” terang Raja.

PB ISSI saat ini fokus untuk kesiapan Sea Games yang penyelenggaraannya sudah didepan mata. Pihaknya telah mengirimkan tiga atlet andalan ke Belanda untuk ikut camp. Ketiga atlet itu juga ikut dalam setiap perlombaan-perlombaan yang digelar di Belanda.

“Rata-rata alhamdulillah menang semua. Bahkan satu diambil UCI mendapatkan beasiswa selama tiga bulan yakni Anggel. Dia kita prioritaskan untuk Asian Games, tidak kita turunkan di Sea Games,” ujarnya.

Lebih lanjut mengenai target diajang Asian Games nanti, PB ISSI juga mengaku menargetkan untuk disemua nomor yang diikuti, Indonesia bisa mendapatkan medali. “Kita harus rasional, kita harus melihat potensi-potensi dan peluang mana yang kira-kira memungkinkan kita untuk lebih mudah bisa jadi juara,” jelasnya.

Ditanya mengenai target rill untuk perolehan medali di Asian Games, dirinya mengaku tidak ingin neko-neko lebiuh dulu. “Kita belum memberikan target karena takutnya memberikan beban terlalu berlebihan kepada atlet itu tidak bagus. Tapi yang pasti harus lebih dari satu,” pungkasnya. (dhiae)

Related posts

Leave a Comment