oleh

Perda Santunan Kematian Bagi Warga Miskin Disahkan DPRD

PAGARALAM, MS – Meskipun sempat menjadi berdebatan dan dinilai terganjal Pemendagri saat ini, akhirnya pada rapat Paripurna DPRD Pagar Alam, Rabu (/24/2/2021) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Santunan untuk Kematian bagi Warga Miskin di Kota Pagar Alam akhirnya disahkan oleh pihak DPRD Pagar Alam, Provinsi Sumatera Selatan.

Tak hanya itu saja , karena Raperda ini pihak DPRD Kota Pagar Alam harus mendatangi Kemendagri untuk membahas aturan-aturan sebelum Raperda tersebut disahkan menjadi Perda.

Juru Bicara DPRD Kota Pagar Alam saat membacakan hasil pembahasan Perda, Olivia menyebutkan, bahwa untuk Raperda santunan kematian untuk warga Miskin di Pagar Alam disetujui oleh DPRD untuk dijadikan Perda.

“Namun pihak DPRD melalui Bapemperda menghapus kata asuransi dalam nama raperda tersebut. Semula namanya yaitu santunan asuransi kematian bagi masyarakat kurang mampu di Kota Pagar Alam menjadi Satunan Kematian bagi warga kurang mampu di kota Pagaralam saja,” ujarnya.

Bahkan pihak Bapemperda juga menghapus semua kata asuransi dalam beberapa pasal diraperda tersebut.

“Jadi semua kata asuransi dalam perda tersebut dihapus sesuai dengan pasalnya yang sudah diatur,” ungkapnya.

Sementara itu, Kabag Hukum Pemkot Pagaralam Rangga menjelaskan, meskipun Perda Santunan Kematian telah disahkan oleh DPRD. Namun belum bisa langsung dilaksanakan. Pasalnya harus menunggu pembuatan Peraturan Kepala Daerah (Perkada) terlebih dahulu.

“Perda yang disahkan bersifat Global, jadi harus didampingi dengan Perkada atau Perwako sebagai peraturan yang mengatur teknis pelaksaan dari Perda tersebut,” ujarnya.

Masih butuh waktu untuk merealisasikan Perda tersebut agar bisa diberikan kepada masyarakat di Kota Pagar Alam.

“Nanti setelah Perwakonya ada baru bisa direalisasikan santunan tersebut. Namun ada klasifikasi bagi warga yang bisa menerima santunan tersebut dan sudah tertuang dalam Perda tersebut,” ujarnya. (len)

News Feed