oleh

Usai Cuti Melahirkan, Guru Honorer 10 Tahun Mengabdi Diberhentikan

PAGARALAM, MS – Malang benar nasib tenaga pendidik ini bernama Ici ini. Betapa tidak, setelah 10 tahun mengabdi sebagai guru honorer di SDN 11 Kota Pagar Alam diberhentikan oleh Kepala Sekolah (Kepsek).
Warga yang tinggal di Kampung Talang Keladi RT 17 RW 06, Kecamatan Pagar Alam Selatan, Kota Pagar Alam, Provinsi Sumatera Selatan diberhentikan usai melakukan persalinan melahirkan anaknya.

Ici (33) saat dikonfirmasi di kediaman, Selasa Sore (16/03/2021) menjelaskan terhitung Juli 2020 yang lalu dirinya tidak lagi mengajar di Sekolah SDN 11.

Menurut dia, awal dari dirinya diberhentikan dari sekolah dikarenakan tidak meminta izin cuti melahirkan secara langsung kepada Kepala Sekolah SDN 11.

“Aku sudah meminta izin cuti melahirkan melalui Whatsapp Grop Sekolah SDN 11 dengan isi dari izin tersebut mau melahirkan. Akan tetapi saya memang tidak secara langsung datang ke sekolah untuk menghadap Kepsek mau izin cuti untuk melahirkan. Ya, itulah yang jadi alasan saya dikeluarkan dari sekolah,” jelasnya.

Memang, dikatakan dia, Kepsek tersebut mempertanyakan kenapa tidak suaminya datang langsung ke sekolah untuk meminta izin cuti melahirkan. “Memang ada Kepala Sekolah menanyakan, kan suami kamu ada bisa menyuruhnya untuk meminta izin kepada saya,” ujar Ici sambil menirukan pembicaraan Kepsek tersebut.

Lebih lanjut, ia mengakui bahwa dirinya sudah mengabdi menjadi guru honorer selam 10 tahun di SD Negeri tersebut.

“Saya sangat berharap kepada Pemerintah Kota Pagar Alam khususnya dinas terkait, saya bisa dipanggil kembali untuk mengajar di sekolah SDN 11. Saya berharap kembali bisa mengajar,” harapnya.

Menurut dia, selama ini dirinya mengajarkan menjadi wali kelas 4 B di SD Negeri tersebut.

“Saya ditunjuk sebagai wali kelas karena ada beberapa guru yang telah pension. Jadi saya mengajar mata pelajaran seluruhnya kecuali, mata pelajaran olahraga dan agama,” ungkapnya.

Menanggapi hal ini pihak Dinas Pendidikan Kota Pagar Alam saat dikonfirmasi awak media melalui telepon, Selasa (16/03/2021) melalui Kabid Dinas Pendidikan Kota Pagaralam, Dody menjelaskan pihaknya akan segera memanggil Kepsek SDN 11 Kota Pagaralam tersebut.

“Besok Besok kita akan memanggil Kepala sekolah tersebut untuk kita selesaikan persoalan yang ada saat ini secara kekeluargaan dan kita akan memanggil juga guru honorer tersebut,” ujarnya.

Sementara, Kepala Sekolah SDN 11 Kota Pagaralam Dislen saat dikonfirmasi melalui telepon membenarkan Ibu Ici telah tidak lagi mengajar di SDN 11 Kota Pagaralam.

Ia menjelaskan, diberhentikannya guru tersebut karena tidak perna ijin kepada kepala sekolah. “Ibu itu cuman izinnya di grup Whatapp (WA) sekolahan saja,” ungkapnya.

Bahkan, dikatakan dia, dirinya sudah beberapa bulan untuk bersabar. “Beberapa bulan itu sebelum ajaran baru akhirnya kita kenaikan kelas. Dia belum masuk pada saat tahun ajaran baru aku masih mencoba bersabar dengan dia. Bahkan aku masih mengasih tugas dengan dia karena kami waktu sudah masuk tahun ajaran baru, seluruh guru harus hadir dengan pembagian tugas. Padahal pada saat itu anaknya sudah umur berapa, akan tetapi habis bulan Juli dia tidak pernah datang ke sekolah. Suaminya juga tidak datang, bahkan tidak pernah menemui aku untuk meminta izin bebera hari dan karena posisi tadinya ada guru honorer yang masuk jadi posisi ibu ici ada yang mengasinya guru honor baru,” tegasnya.

Lanjutnya, pada saat ada pemberitahuan dari Dinas Pendidikan bahwa kepada seluruh guru honor untuk memberikan surat tugas atau pemberkasan Tahun 2020, dirinya sudah menyangka guru honor tersebut pasti datang untuk mengurus pemberkasan. “Rupanya keesokan harinya datang nian ke sekolahan. Jadi saya bilang kepada ibu Ici kenapa datang karena pemberkasan apa, jadi posisi sekolah kita sudah cukup nanti jika kita membutuhkan guru lagi insya Allah kita panggil kembali,” imbuhnya. (len)

News Feed