oleh

Masyarakat Tidak Perlu Repot Cuci Darah, Kini RSUD OI Sudah Ada Alat Hemodialisis

Indralaya, MS – Masyarakat Ogan Ilir tidak perlu repot lagi untuk melakukan cuci darah akibat gagal fungsi ginjal, pasalnya Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang berlokasi di Komplek Perkantoran Terpadu (KPT) Tanjung Senai kini sudah alat Hemodialisis.

Menurut Direktur RSUD OI dr Siska Susanti, Hemodialisis yaitu alat yang diperuntukan bagi pasien yang mengalami gagal ginjal untuk melakukan pencucian darah dalam menjaring racun ditubuh manusia.

“Ya, Hemodialisis adalah alat pencucian darah untuk menjaring racun didalam tubuh manusia, biasanya penyebab gagal ginjal tersebut disebabkan oleh kurangnya dalam mengonsumsi air putih, memakan obat tanpa menggunakan resep dokter dan makanan mengandung pengawet,”ucapnya.

Lanjut dr Siska Susanti mengatakan, untuk di RSUD Tanjung Senai Ogan Ilir ada lima alat Hemodialisis yang disiapkan untuk masyarakat yang sakit akibat gagal fungsi ginjal.

“Di RSUD kita ini ada lima alat Hemodialisis namun, yang dipakai hanya empat, satunya digunakan untuk cadangan takut sewaktu-waktu ada alat yang rusak harus cepat kita ganti karena sesuai dengan standar prosedur selama berlangsungnya cuci darah, alat tidak boleh berhenti,”terangnya.

Selain itu juga saat ini ada delapan pasien sedang melakukan cuci darah yang dirawat di RSUD Tanjung Senai salah satunya ada dari OKU Timur.

“Ada delapan pasien saat ini dalam perawatan cuci darah setiap dua minggu sekali dari kedelapan tersebut satunya dari OKU Timur yang jauh-jauh kesini untuk cuci darah,”tungkasnya.

Sementara, salah satu pasien cuci darah akibat gagal fungsi ginjal Suharto warga OKU Timur menyampaikan, pelayanan di RSUD Tanjung Senai ini sangat bagus.

“Saya jauh-jauh dari OKU Timur untuk berobat kesini karena pelayanannya di Rumah Sakit ini sangat bagus, selama perawatan diberi makan dan susu secara gratis kalau tempat lain tidak seperti ini,”kata Suharto sembari dalam perawatan cuci darah.

Dikatakan Suharto ia mengalami sakit gagal fungsi ginjal akibat sering konsumsi obat-obatan diabetes, karena sebelumnya ia mengalami sakit dia betes.

“Saya terkena gagal fungsi ginjal waktu itu sering konsumsi obat diabetes selama sakit, akhirnya kini diponis gagal fungsi ginjal oleh dokter dan dianjurkan cuci darah setiap dua minggu sekali,”terangnya. (AL)

News Feed