You are here
1852 Mahasiswa Baru UBL Ikuti PPK 2017 HEADLINE NASIONAL 

1852 Mahasiswa Baru UBL Ikuti PPK 2017

BANDAR LAMPUNG, MS – Sebanyak 1852 mahasiswa baru T.A. 2017/2018 Universitas Bandar Lampung (UBL) mengikuti Program Perkenalan Kampus (PPK 2017) hari pertama tingkat universitas di Convention Hall (CH) Mahligai Agung, Kampus Dra. Hj. Sri Hayati Barusman Pascasarjana UBL pada Minggu (10/9/2017). Seperti pada tahun sebelumnya kegiatan ini merupakan sesi pengenalan internal kampus, organisasi kemahasiswaan, layanan akademis, etika, budaya, tata krama dalam lingkup kampus.

Rektor UBL, Dr Ir M Yusuf S Barusman MBA menyambut baik serta menerima secara resmi para mahasiswa baru untuk memasuki awal perkuliahan di kampus sesuai dengan program studinya masing-masing.

Acara ini turut dihadiri oleh Ketua Dewan Pembina Yayasan Administrasi Lampung, Dra Hj Sri Hayati Barusman, Ketua Yayasan Administrasi Lampung, Dr. Andala Rama Putra Barusman SE MA Ec disertai Bendahara Yayasan Administasi Lampung, para Wakil Rektor, Dekan dan Sekretaris Fakultas di 6 Fakultas, para Kepala Program Studi dan Sekretaris Program, Kepala Laboratorium, Kepala Biro, Kepala LPPM, Kepala LPSM, Kepala UPT hingga panitia lokal (panlok) dari sivitas akademika UBL.

Rektor dalam sambutannya mengatakan pada seluruh peserta PPK bahwa mereka adalah segelintir pemuda-pemudi Indonesia beruntung khususnya berada di Lampung yang dapat melanjutkan pendidikan di kampus. “Lampung memiliki angka partisipasi kasar pendidikan tinggi yang masih belum signifikan ungkap Yusuf Barusman. “Tidak banyak pemudi-pemudi yang dapat melanjutkan pendidikannya di jenjang perguruan tinggi dengan beragam alasan,” imbuhnya.

Yusuf Barusman juga turut memberikan motivasi kepada para peserta supaya semangat dalam perkuliahan dengan menjelaskan “kenapa harus kuliah?” Ia menjelaskan bahwa dari beberapa riset telah membuktikan bahwa pendidikan itu sangat relevan dan kuat hubungannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Dengan kuliah kalian akan mendapat jaminan masa depan yang lebih baik dibandingkan yang tidak kuliah,” tutur Yusuf Barusman. Ia juga mengatakan dengan sertifikat keterampilan, ijazah serta gelar tersebut akan menjadikan manusia menjadi lebih tinggi tingkatannya serta lebih siap. “Terlihat dari cara berfikir, cara memahami dan cara menganalisis apa pun untuk menghadapi dinamika masa depan,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, Rektor UBL juga memberikan motivasi terkait semangat dalam perkuliahan di kampus dengan menjelaskan “kenapa harus UBL?” Ia menjelaskan bahwa berbeda dari kampus biasanya, di Universitas Swasta biasanya para dosen justru memperlakukan mahasiswa seperti rekan dan anaknya sendiri begitu pula yang diterapkan di UBL.

“Kalian bebas berkomunikasi aktif kepada dosen, bahkan termasuk dengan Rektor,” kata Rektor sembari memberikan nomor handphonnya yang langsung dicatat oleh seluruh mahasiswa.

Hal ini menyebabkan indeks kesenangan mahasiswa untuk kuliah sehingga menjadikan tingkat ketepatan waktu lulus tinggi dibandingkan perguruan tinggi lain. Selain itu ia juga menjelaskan infrastruktur ruang kampus dan fasilitas yang ada di UBL serta sistem administrasi akademik yang bersifat penuh teknologi digital (paperless).

Sementara itu, setelah sambutan acara dialnjutkan dengan pemakaian jaket almamater secara simbolis kepada perwakilan mahasiswa baru oleh Rektor sebagai tanda resminya diterima sebagai bagian dari sivitas akademika UBL. Lalu acara dilanjutkan dengan ceramah kelembagaan yakni terkait sejarah, nilai-nilai budaya, serta struktur kelembagaan UBL dari Rektor, Ketua Dewan Pembina Yayasan Administrasi Lampung, Ketua Yayasan Administrasi Lampung serta para pengurus administratif lainnya yang dimoderatori oleh Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Drs Harpain MAT.

Lain dari hal itu, para peserta PPK juga sudah ditunggu dan disambut para perwakilan mahasiswa senior dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang ada di UBL membantu mereka dalam pengenalan seputar kampus. PPK hari ke 2 kembali akan dilanjutkan pada tanggl 17 September dengan Kuliah Umum pembicara nasional. (sal/ril)

Related posts

Leave a Comment