You are here
Dana Desa Tahap I Mura Mandek DAERAH HEADLINE 

Dana Desa Tahap I Mura Mandek

MUSIRAWAS, MS – Dana Desa (DD) tahap pertama untuk Kabupaten Musi Rawas (Mura) hingga saat ini belum dicairkan. Dari 186 desa, baru 150 desa yang diselesaikan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D). Sedangkan, sisanya masih harus menunggu pengajuannya selesai.

Sekretaris Badan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Mura, Syarizal mengatakan, hingga saat ini masih banyak desa yang belum mengumpulkan pengajuan berkas. Pihaknya tak mengetahui kendala persis di lapangan sehingga keterlambatan tersebut.

“Dari sebanyak 186 desa, kalau sudah masuk ke kita berkas lengkap dan barulah ada sekitar 150 berkas pengajuan yang semuanya sudah diterbitkan SP2D. Sehingga, dalam waktu dekat. Kalau tidak berhalang DD Tahap I sudah bisa segera dicairkan,” terangnya, Jumat (06/04).

Iapun mengingatkan seluruh desa untuk melengkapi pengajuan nya.

“Bagi desa lain, sampai sekarang akan tetap kita tunggu. Karena, segera mungkin diajukan. Maka kita BPKAD memproses SP2Dnya. Nah, jika belum bagaimana kita mau memprosesnya,” jelasnya.

Terpisah, Muharor, Kades Yudha Karya Bhakti mengatakan, terlambat pengajuan berkasnya karena beberapa pekan lalu berkas berangsur dilengkapi. Tapi, karena ada urusan keluarga, maka berkas baru diajukan kemarin ke tim Verifikasi DPMD.

“Baru tahun ini, desa Yudha Karya terlambat menyerahkan pengajuan DD. Beda seperti tahun sebelumnya desa kita selalu paling cepat mengajukan DD,” ungkap Muharor kepada usai keluar Sekretariat DPMD.

Lebih lanjut dikatakannya, untuk tahun 2018 realisasi dari pada DD tahap I didominasi pemberdayaan masyarakat seperti pelatihan Siskaudes, Bimtek Kades, dan BPD.

“Sedangkan untuk realisasi fisiknya kita ada satu pembangunan fisik, yakni membangun pagar fasilitas PAUD desa,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas.Pemerintahan Masyarakat Desa (DPMD) Mura, Mefta Jhoni melalui Kabid Fasilitasi Perencanaan dan Pengelolaan Keuangan Desa, Alexander Zulkarnaen menyatakan pihaknya menargetkan realisasi akhir Maret lalu. Hanya saja, sampai sekarang belum bisa terpenuhi, masih ada desa belum menyerahkan pengajuan berkas.

“Memang kalau untuk target memang akhir Maret. Hanya saja, kita tidak bisa berbuat jika semua belum tuntas karena masih ada beberapa desa belum mengajukan dan kembali tetap ditunggu pengajuannya,” jelasnya.

Sementara mengenai realisasinya, DD tahap I menyebutkan, semua desa menerima tahap pertama dengan realisasi 20 persen.

Sedangkan mengenai realisasi Alokasi Dana Desa (ADD) semua hampir sama masih menunggu pengajuan berkas masing-masing desa.

“Sedangkan untuk ADD tahap I, semua hingga sekarang kita belum memulai. Karena, beda dengan DD ADD semua dianggarkan APBD, dengan rinciannya tahun 2018 ini dianggarkan sekitar Rp 60. 172.911.300 dengan rincian masing desa terima Rp 200-300 juta sebagai pembiayaan tunjangan operasional perangkat desa,” katanya. (dhiae)

Related posts

Leave a Comment