oleh

HIMABI FISIP UBL Siap Ikuti BFC Unpad 2017

BANDAR LAMPUNG, MS – Himpunan Mahasiswa Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Bandar Lampung (Himabi Fisip UBL), kembali bersiap mengikuti ajang kompetisi implementasi bisnis mahasiswa tingkat nasional, bertajuk ‘Business Futurology Camp, Universitas Padjajaran’, (BFC Unpad) 2017.

Kesiapan Himabi Fisip UBL mengikuti ajang tersebut, terlihat dipostingan laman instagram @himabi_ubl, Kamis 17/8/2017 lalu. Ketua Umum Himabi Fisip UBL Nurdin Saputra membeberkan rencana keikutsertaan pihaknya, karena ada tawaran dari Himabi tuan rumah. Terlebih kedua Himabi ini dekat, sebagai sesama anggota dari Ikatan Mahasiswa Administrasi Bisnis Indonesia (IMABI).

“Dari lomba itu, panitia ingin mencari 15 tim perwakilan kampus (mahasiswa) yang terbaik dalam peluncuran konsep bisnis, yang dilakukan dan disebarluaskan di lingkungan (kampus) para mahasiswa itu sendiri. Kami pikir mampu bersaing dan menjadi terbaik. Jadi kami tidak ragu untuk mendaftarkan tim kami, untuk kesempatan besar ini,” ujarnya.

Tentu hal ini sejalan dengan lomba, yang mengusung tema‘ penciptaan industri kreatif berbasis potensi yang tak terbatas, untuk pertumbuhan Indonesia’ ini. “Konsep lomba ini, menuntut tim peserta harus mampu mengaplikasian konsep bisnis yang tidak berupa untaian kata-kata, melainkan harus diimpelementasikan melalui tindakan ditengah masyarakat,” imbuhnya.

Terkait teknis lomba, Nurdin menjelaskan untuk terlibat dilomba ini tidak mudah. Karena tim peserta harus melalui berbagai tahapan, yang terbagi dari pendaftaran batch (gelombang) I dari 15- 27 Agustus, dan batch II 10-24 September. Diselingi pengumpulan paper karya ilmiah kajian riset sesuai ketentuan panitia, pada 3 September mendatang.

“Pendaftaran pertim terdiri  4 orang, secara online diwebsite resmi panitia. Judul dan isi paper harus menyerap kajian riset, semua individu pertim. Lomba ini termasuk besar, karena mengumpulkan tim tidak hanya anggota IMABI (mahasiswa administrasi bisnis). Tapi juga para mahasiswa S1 dan D3 berbagai disiplin ilmu, dari perguruan tinggi di Pulau Jawa, Sumatera, dan Bali,” imbuhnya.

Lalu, tiap tim peserta menunggu pengumuman seleksi pemberkasan, 12 Oktober , diikuti proses pembayaran registrasi Rp. 200 ribu untuk pendaftar Batch I dan Rp. 250 ribu bagi pendaftar batch II.

Selanjutnya tim yang lolos, mengumpulkan berbagai syarat registrasi 23 Oktober. Jika melampaui itu semua, Himabi UBL dapat tampil di Main Event BFC dan Cultural Night Unpad, 16-19 November 2017.

“Hasil seleksi diumumkan melalui email tim peserta atau media panitia. Batas akhir pembayaran untuk 15 tim yang lolos ke match event, dapat dilakukan dengan ketentuan di website panitia. Tiap tim berkesempatan sama meriah hadiah jutaan rupiah, berikut piala, sertfikat dan plakat lomba tingkat nasional, yang masuk dalam agenda Kemenristekdikti ini,” paparnya lagi.

Disinggung kesiapan pihaknya, Nurdin mengaku dalam kondisi dan mental prima. Terlebih, timnya baru saja mengikuti kontes Hut Kemerdekaan RI ke-27, tingkat nasional via online, yang diadakan IMABI. Berupa ‘Foto dan Video Aku Untuk Indonesiaku’, 16-18 Agustus 2017 lalu.

“Kompetisi ini ada korelasi dengan BFC 2017, karena mengakomodir kreativitas, motivasi dan inovasi para mahasiswa Administrasi Bisnis, berkontibusi mengisi kemerdekaan lewat jepretan (foto) kamera dan rekaman video (beberapa menit), dengan tema bebas dan disertai caption menarik,” imbuhnya.

Terpisah, Kaprodi Administrasi Bisnis Drs. Suwandi, MM mewakili  Dekan Fisip UBL Dr. Drs H. Yadi Lustiadi, M.Si mendukung para mahasiswa, melalui Himabi terlibat dikompetisi tingat nasional, apalagi berkaitan erat dengan kajian ilmu akademik.  “Kami bangga dan selalu memberikan motivasi ditiap langkah mereka. Melalui lomba itu, kami berharap ke depan para mahasiswa yang terlibat, dapat mensharingkan ilmunya untuk menjadi pembisnis yang handal,” tukasnya. (sal/ril)

News Feed