oleh

Jelang PPK Kampus, UKM KSR PMI UBL Tunjukan Eksistensi

BANDAR LAMPUNG, MS – Meski termasuk Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) baru, Korps Sukarela Palang Merah Indonesia, Universitas Bandar Lampung (KSR PMI UBL) menunjukan eksistensinya, diberbagai kegiatan, diinternal maupun eksternal kampus. Termasuk menjelang Program Pengenalan Kampus (PPK) 2017,  9-10 September mendatang.

Sekretaris KSR PMI UBL, Lia Rizky Rahayu mengakui sejak pembentukan pengurus dan rekuitmen anggota 14-25 November 2016, yang dilanjutkan pengukuhan Ketua- Majelis Pengurus diikuti terbentuknya kabinet keorganisasian, 7 Desember 2016 lalu. KSR PMI UBL rutin melakukan berbagai program kerja (progja), tidak hanya berkaitan kemanusiaan. Tetapi, juga menyentuh sisi sosial kemasyarakatan yang lebih luas.

Seperti, kerap melaksanakan kegiatan donor darah bersama KSR PMI kampus dan lembaga kemanusiaan lain.Tak hanya itu, pihaknya terlibat sebagai indorelawan pemerhati kaum perempuan, khususnya wanita lanjut usia (Wanula) melalui program ‘kado untuk perempuan istimewa’.

Termasuk puncaknya belakangan ini, KSR PMI UBL terlibat memberikan bantuan kemanusiaan manunggal dan mandiri, bagi korban banjir bandang yang diakomodir dari berbagai pihak melalui kode Line Alfamart, yang berlangsung sukses dan khidmat di Desa Bagelen, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, 1 Maret 2017 lalu. Bahkan, kegiatan ini mendapatkan apresiasi luar biasa dari relawan KSR PMI berbagai kampus lain di Lampung.

“Alhamdulillah, dalam kegiatan berhastag #indonesiabanjir #pedulisesama ini, kami memberikan sedikit bantuan ini dari para dermawan/wati, mulai tingkat (kalangan) akademisi hingga umum, yang dapat mewakili keterbutuhan masyarakat setempat,” terang Lia.

Ketua UKM KSR PMI UBL Dede Pamungkas turut memberikan penghargaan setingginya bagi seluruh anggota, yang terus mengintensifkan berbagai progja UKM UBL, yang masih seumur jagung ini. “Keaktifan dan peran serta mereka (pengurus dan anggota) untuk membantu sesama, banyak dilakukan ditengah kesibukan akademik (kuliah), maupun diwaktu luangnya,” pujinya.

Selain itu, Dede membeberkan pencapaian KSR PMI UBL lainnya, yakni tergabung sebagai generasi pertama, yang akan diresmikan PMI pusat sebagai  salah satu kesatuan unit kampus PMI di Lampung, yang menjadi wadah bagi anggota perseorangan, maupun kelompok atas kesadaran sendiri, berkontribusi dalam berbagai program kemanusiaan dan sosial kemasyarakatan.

“Itu sesuai slogan palang merah internasional, ‘Siamo Tutti Fratelli/Kita Semua Saudara’. Terlihat dari semua kegiatan dan keberadaan kami (KSR PMI UBL), yang menjadi sangat strategis dan efektif memberikan bantuan yang kami kumpulkan dari, ke dan untuk berbagai pihak. Seperti layaknya kami membantu para saudara sendiri, untuk terus dikembangkan secara berkelanjutan,” terangnya.

Bahkan, UKM KSR PMI UBL selalu menginformasikan segala kegiatan progjanya dengan cara efektif,yakni di media dan jejaring social, seperti terakses dilaman https://www.pmi.or.id, https://www.ksrpmiubl-child.blogspot.com, https://www.ksrpmiubl.ga, hingga https://www.instaview.xyz/user/ksrpmi_ubl.

Secara teknisnya, Dede menegaskan KSR PMI UBL bekerja, berkarya dan berkontribusi bagi diri, kampus, masyarakat, bangsa dan negara berdasarkan tujuh makna prinsip-prinsip dasar gerakan palang merah dan bulan sabit merah internasional. “Bahkan sejak awal masuk UKM, para anggota sudah dibekali, dipahami dan harus mengimplementasikan semua materi KSR PMI (pusat), yang berlaku sama dan selaras bagi para Anggota KSR PMI diseluruh Indonesia,” tukasnya. (sal/ril)

News Feed